Senin, 24 November 2008

Introduction to Enterprise Resources Planning (ERP)

Pengenalan Enterprise Resources Planning (ERP)

Kursus Pengenalan Enterprise Resources Planning ( ERP)
akan membantu anda menentukan langkah ketika
organisasi anda siap untuk suatu implementasi ERP,
menguji keuntungan-keuntung an penerapkan suatu sistem
ERP, dan membangun suatu pemecahan kasus-kasus bisnis
di dalam rangka men-support implementasi ERP.
Pengenalan ke ERP mengeksplore pengintegrasian fungsi
fungsi businesswide (demand management, product
design, dan delivery) yang diperlukan dan yang
disupport oleh implementasi ERP.

Kursus juga menunjuk fungsi-fungsi taktis yang
diperlukan, project management dan project planning,
menyediakan overview (ikhtisar) alternatif
implementasi untuk ERP, dan meliputi suatu studi kasus
Manufakturing (fabrikasi).

Siapa yang akan mendapat manfaat dari kursus ini?

- Para profesional yang dipekerjakan oleh organisasi
atau para agen pemerintah, yang mempertimbangkan atau
akan mulai suatu implementasi ERP - ERP Project
manager – Konsultan yang bekerja sebagai ERP
integrator - Para profesional yang menginginkan
pekerjaan (berkarir) dibidang pengintegrasian ERP

Sasaran Pelajaran

- Menguraikan konsep ERP dan model ERP; menggambarkan
terminologi kunci; menjelaskan transisi dari MRP ke
ERP; mengidentifikasi tingkatan kematangan ERP.

- Menjelaskan bagaimana ERP digunakan untuk
mengintegrasikan proses bisnis; menggambarkan dan
meneliti suatu proses; menciptakan suatu peta proses
dan meningkatkan dan/atau menyederhanakan proses
tersebut; menerapkan hasil tersebut bagi suatu
implementasi ERP.

- Menguraikan unsur-unsur suatu Value chain (rantai
nilai), dan menjelaskan bagaimana proses inti
berhubungan; mengidentifikasi bagaimana proses bisnis
inti mensupport infrastruktur keorganisasian;
menjelaskan efek suatu produksi baru yang diluncurkan
pada gugusan proses bisnis inti.

- Mengidentifikasi issue-issue internasional yang
berdampak pada suatu implementasi ERP di seluruh
dunia; mengidentifikasi telnologi kunci dan
pertimbangan infrastruktur yang berhubungan dengan
implementasi ERP; menguraikan strategi yang digunakan
dari teknologi untuk ERP.

- Menjelaskan bagaimana unsur-unsur kunci manajemen
perubahan keorganisasian berlaku bagi suatu
implementasi ERP; menggambarkan kesiap-siagaan
perubahan; menguraikan suatu rencana kebutuhan
pelajaran; menjelaskan penggunaan assesment tools
(alat penilaian) untuk mengidentifikasi kesiap-siagaan
dari suatu organisasi untuk berubah; mengidentifikasi
metoda menerapkan dan mendukung perubahan tersebut.

- Menguraikan Project Organizational Consideration
(pertimbangan proyek keorganisasian) ; menggambarkan
Project management tools (alat manajemen proyek) dan
sumber daya yang diperlukan untuk penerapan suatu
sistem ERP; menguraikan tanggung-jawab dan peran dari
pemain kunci organisasi; menguraikan taktik,
peralatan, dan metodologi yang tersedia untuk
penerapan ERP; mengevaluasi kesuksesan dari
implementasi.

- Menguraikan bagaimana kemampuan pengetahuan
manajemen dari suatu sistem ERP dapat digunakan untuk
mendukung manfaat kompetisi; menguraikan bagaimana
cara menggunakan ERP untuk komunikasi secara efektif
dengan para Customer (pelanggan) dan para Suppliers
(penyalur).

Topik-topik Sesi meliputi

1. Introduction to ERP and the Benefits of
Implementation 2. Developing a Business Case to
Justify an ERP Implementation 3. Business Process
Alignment 4. The Value Chain Process 5. Technology and
International Considerations 6. Change Management and
ERP Implementation 7. Implementing ERP

1. Pengenalan ke ERP dan Manfaat Implementasi
2. MengembangKan suatu Kasus Bisnis untuk pembuktian
suatu Implementasi ERP
3. Pengaturan Proses Bisnis
4. Proses Value chain (Rantai Nilai)
5. Teknologi dan Pertimbangan Internasional
6. Manajemen perubahan dan Implementasi ERP
7. Menerapkan ERP
8. Pengembangan ERP

Sesi Sasaran pelajaran

1. Pengenalan ke ERP dan Manfaat Implementasi
Setelah menyelesaikan sesi ini peserta akan mampu
- Menguraikan konsep ERP
- Menggambarkan terminologi kunci sebagai mana mereka
berhubungan dengan ERP
- Menguraikan Model dasar ERP
- Mengidentifikasi lima perbedaan tingkatan kematangan
ERP
- Memahami transisi dari MRP ke ERP
- Menyatakan keuntungan-keuntung an ERP
- Menyatakan perangkap implementasi ERP.

2. MengembangKan suatu Kasus Bisnis untuk pembuktian
kebenaran suatu Implementasi ERP
Setelah menyelesaikan sesi ini peserta akan mampu
- Kuantitas kebutuhan akan perubahan
- Mengidentifikasi dan mengukur manfaat
- Mengidentifikasi kebutuhan awal dan biaya-biaya
instalasi
- Mengenali biaya-biaya selanjutnya n
- Mengkalkulasi Return on Investment (ROI,Kembalinya
investasi) dari suatu sistem ERP
- Menulis suatu kasus bisnis untuk menguji suatu
implementasi ERP.

3. Penataan Proses Bisnis
Setelah menyelesaikan sesi ini peserta akan mampu
- Menata strategi goal(pencapaian) , orang-orang,
proses pengetahuan, dan sistem internal
- Menggambarkan konsep suatu proses
- Meneliti suatu proses
- Menciptakan suatu peta proses
- Meningkatkan dan menyederhanakan suatu proses
- Menerapkan hasil analisa proses pada suatu
implementasi ERP.

4. Proses Value Chain (Rantai Nilai)
Setelah menyelesaian sesi ini peserta akan mampu
- Menguraikan unsur-unsur dasar yang meliputi suatu
rantai nilai perusahaan
- Mendaftar cara dimana permintaan dapat dikenali dan
dibuat
- Mendaftar komponen produk dan disain proses
- Mendaftar komponen mengirimkan produk dan jasa
- Menjelaskan hubungan timbal balik di antara proses
bisnis inti permintaan, disain, dan Pengiriman
- Menguraikan bagaimana infrastruktur keorganisasian
mendukung proses bisnis inti
- Menjelaskan efek suatu produksi baru yang baru
diluncurkan pada proses bisnis inti permintaan,
disain, dan pengiriman.

5. Teknologi dan Pertimbangan Internasional dalam
Menerapkan ERP
Setelah menyelesaian sesi ini peserta akan mampu
- Menguraikan infrastruktur teknologi yang berhubungan
dengan penerapkan ERP
- Menguraikan penggunaan strategi dari teknologi pada
ERP
- Menguraikan pertimbangan lokal dalam menerapkan ERP
- Menguraikan pertimbangan global dalam menerapkan ERP
- Menguraikan isu-isu keorganisasian yang dihadapi
dalam suatu Implementasi ERP LOCAL-TO-GLOBAL
- Membandingkan dan menajamkan isu keorganisasian yang
terlibat dalam implementsi ERP lokal dan glonal.

6. Manajemen Perubahan Dan Implementasi ERP
Setelah menyelesaian sesi ini peserta akan mampu
- Menggambarkan kesiapan terhadap perubahan
- Menjelaskan penggunaan peralatan penilaian untuk
menentukan kesiapan dari suatu organisasi untuk
berubah
- Menguraikan bagaimana cara menciptakan suatu rencana
komunikasi untuk implementasi ERP
- Menguraikan bagaimana cara menciptakan suatu
Learning Requirement Plan (LRP, rencana kebutuhan
pelajaran)
- Mengidentifikasi metoda penerapan dan mendukung
perubahan.
- Melihatn Halaman Contoh Sesi 6 dari facilitator
pemandu dan buku catatan peserta

7. Menerapkan ERP
Setelah menyelesaian sesi ini peserta akan mampu
- Menguraikan manajemen proyek dan penggunaannya di
dalam menerapkan suatu sistem ERP
- Menguraikan langkah-langkah yang diperlukan agar
sukses menerapkan suatu sistem ERP
- Menguraikan peran dan tanggung-jawab pemain kunci
organisasi.

8. Pengembangan ERP
Setelah menyelesaian sesi ini peserta akan mampu
- Menguraikan bagaimana ERP dapat digunakan untuk
mencapai dan mendukung keunggulan kompetitif.

Selasa, 18 November 2008

membangun moodi

pagi ini semua berjalan sempurna sampai ketika harus nunggu dari jam setengah delapan sampai jan sembilan lebih sepuluh. Puffff..
kemana semua orang. yang merasa pegang kunci ndak ada yang berangkat pagi dan kumenunggi tanpa kepastian. since that moodi ku langsung hancur berantakan.

berangkat dengan penuh semanggat pagi ini akan menyelesaikan semua yang ada tapi semua tidak ada yang pasti didunia ini. seseorang hanya bisa berencana hanya Allah yang menentukan segalannya.
wallahualam

Jumat, 07 November 2008

it's that bad

apakah seburuk itu. kenapa?
itu kata-kata yang terlintas dikepala ketika bangun pagi-pagi tadi. apakah ada yang salah? pasti ada yang salah!!!!
harus dibenahi? pasti nya.
tapi apakah yang salah itu ya?

Senin, 20 Oktober 2008

kehilangan itu ribet(3)

calo.. there he go
terpaksa cari seseorang buat bantu ngurusin STNK yang ribet itu
aq : mas bisa ngurus bikin STNK baru, STNK ku ilang
calo : wah mas kalo STNK ilang ribet ngurusnya bisa seminggu bahkan lebih harus urus ini itu (dijelaskan dengan mbuletnya)
yaa tau de mbuletnya kaya apaa.

wah semoga saja bisa jadi, udah resiko kalo harus ngerogoh kocek lebih dalem lagi buat bayar calo. mau gimana dengan dalih lagi efesiensi waktu, ndak tahan kalo harus disuruh bolak balik kesana kemari.
cape dee. semoga menjadi pelajaran yang berharga sehingga tidak menggulangi lagi.
sapa juga yang mau kehilangan ndak ada kalee.

tapi show must go on. terpaksa ndak pake speda notor sementara waktu.... ):

sampe saat ini belom ada berita dari si calo udah hampir dua minggu. udah selesai apa belom ya. semoga dengan harga yang masih rasional" berharap"

Minggu, 19 Oktober 2008

kehilangan itu ribet(2)

urusan kehilangan surat-surat, khususnya STNK memaksa harus berurusan dengan polisi dan petugas kelurahan yang masih ujung-ujungnya duit. petugas polsek ndak mau bikin surat keterangan kehilangan tanpa adanya surat dari rt/rw, atau surat dari kelurahan dulu. minta surat kehilangan di kelurahan dengan harapan bisa ngurus dipolsek.
dikelurahan.
petugas : ngurus apa mas?
aq : mau bikin surat keterangan kehilangan pak!
petugas : apa yang ilang?
aq : STNK.
....
selesai minta tanda tangan pak lurah dan stempel kelurahan.
petugas : sepuluh ribu aja...! (dengan mimik wajah tak bersalah)
emang RP10.000 lebih murah dari biasanya ya kok pake "aja"....

seharusnya dipasang pengumuman tarif tu di kelurahan untuk ngurus ini berapa rupiah. jadi ndak menyesatkan.

pada saat proses pembuatan surat ada yang bikin memperpanjang KTP karena udah "mati"
tanya ke petugas kelurahan "kena brapa pak dua KTP" ternyata bapak itu bikin berdua sama istrinya.
"tiga puluh ribu pak, diambil besok lusa".
naik limaribu ya bikin KTP, terkhir kali bikin masih sepuluh ribu.
ndak tau lah itu tarif resmi apa ndak, wallahualam.

------------------------

udah dapet surat sakti buat ngurus ternyata perjuanagn ndak selesai sampai situ.
udah bawa keterangan dari kelurahan ternyata ndak bisa kalo ndak ndak pake ngesek no rangka ama nomesin dan harus pake kertas dari samsat.

hari itu juga langsung meluncur ke samsat minta surat yang dimaksud sama tanya bagaimana mekanisme kalo ngurus STNK hilang. diberi kertas berisi 10 ketentuan bagaimana ngurus STNK hilang.
dari kesepuluh itu antara lain:
1.surat keterangan dari polsek
2. surat keterangan dari polres
3. surat bebas tilang
4. bukti iklan kehilangan 3 hari tayang
5 dan seterusnya capee dee.

dapat kertas esek norangka & nomesin diserahin ke polsek
diruang pembuatan surat keterangan terdapat dua orang petugas pakaian preman.

petugas 1 : kehilangan apa mas?
aq : STNK pak
petugas 1 : wah ruwet tu urusanya, aq aja yang anggota ngurus sendiri rasanya mau nyerah.
petugas 2 nimpali : iyo aq ngurus punya saudaraku aja ribet walaupun kenal petugas polres nya. kalo ndak punya saudara ndak bakal tak urus. ribetnya itu lo.
petugas 1 : udah kasih calo aja biar ndak ribet.
aq : gitu ya pak.
...

setelah dapat surat dari polsek pingin ngurus sendiri ke polres tapi jarak, waktu yang ndak memungkinkan soalnya harus kerja lagi besok lusa. kenapa ndak pake calo aja sesuai dengan saran petugas tadi ya. wong ya sama-sama bayar juga. kena lebih mahal ndak papa, asal ndak terlalu ribet. puff...
kenapa ndak dipermudah aja ya. orang kehilnagan kok malah susah banget jadinya.

pelajaran penting : waspdalah waaspadalah....